IPTEK


Browser Chrome Terbaru 200% Lebih Cepat

Selasa, 22 Juni 2010 21:52 WIB | Iptek | Internet | Dibaca 3312 kali
Browser Chrome Terbaru 200% Lebih Cepat

Jakarta (ANTARA News) – Raksasa Internet, Google, mengklaim bahwa browser Chrome terbaru mempunyai kecepatan 200 persen diatas versi lamanya yang dirilis satu setengah tahun lalu.

Rahasia kecepatan dibalik browser Google Chrome, menurut Head of Product Management Google Southeast Asia Andrew McGlinchey, terletak pada mesin JavaScript terbatu, V8, yang mempercepat aplikasi-aplikasi Web masa kini.

“Google Chrome memungkinkan pengguna berinteraksi dengan cepat, mudah dan aman dengan situs-situs Web dan aplikasi yang mereka suka,” Andrew McGlinchey dalam jumpa pers mengenalkan Google Chrome di depan wartawan Indonesia di Jakarta, Selasa.

Menurut Andrew, Google Chrome menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia di setiap sistem operasi utama dan menawarkan cara yang cepat, mudah, dan aman bagi pengguna Indonesia untuk berselancar di dunia maya.

Halaman Web kerap kali menggunakan bahasa Inggris tetapi sekarang Internet telah berevolusi menjadi multibahasa dan global sehingga memudahkan pengguna.

Apa yang mendasari Google Chrome masuk ke Indonesia tidak lain karena pengguna Internet di negara ini sedang tumbuh.

“Seiring bertambah orang Indonesia yang menghabiskan waktu untuk online sudah terhitung 45 juta pengguna Internet di Indonesia, maka mereka membutuhkan browser yang cepat yang tak menghambat kinerja mereka,” ujar Andrew.

“Sebagai hasil peningkatan V8 yang terus-menerus, Chrome versi sekarang ini 200 persen lebih cepat dari versi beta pertama yang dirilis satu setengah tahun lalu,” katanya menegaskan.

Google Chrome memiliki fitur intuitif yang membuat pengguna fokus kepada konten web seperti kombinasi search dan address bar yang di sebut “Omnibox”. Omnibox dengan cepat membuat pengguna berselancar di Internet hanya dengan beberapa sentuhan tombol.

Browser Google Chrome dilengkapi fitur terjemahan yang secara otomatis dapat menerjemahkan seluruh halawan web ke dalam Bahasa Indonesia hanya dalam waktu satu detik.

Inti dari Google Chrome adalah kestabilan dan keamanan. Setiap tab browser bekerja secara terpisah sehingga ketika salah satu tab tidak bekerja atau bekerja tidak normal, maka tab-tab yang lain akan tetap stabil dan responsif.

Fitur yang tak kalah penting adalah SafeBrowsing, sebuah fitur yang secara otomatis mendeteksi malware dan memberi peringatan pengguna saat mengunjungi situs yang kemungkinan membahayakan komputernya.

Namun yang disayangkan Google Chrome tidak bisa digunakan untuk semua operating sistem (OS) ponsel pintar termasuk OS Android dari Google sendiri yang menggunakan browser bukan Google Chrome.

“Saat ini Google Chrome hanya untuk PC yang berlayar besar, tetapi browser ini menunjang OS untuk PC baik Windows atau Mac dan Linux akan datang,” demikian Andrew.

software router hindarkan batere drop pada ponsel yang terkoneksi Wi-Fi.
Senin, 28-06-2010

Keluhan dari para pengguna telepon seluler ataupun laptop yang sering kali mengalami batere cepat “drop” hingga mengalami kehabisan daya ketika tengah asyik mengakses Internet melalui media Wi-Fi hotspots agaknya sekarang telah menemukan titik terang solusi pemecahan. Suatu riset terkini kajian sekelompk peneliti dari AS mengungkapkan bahwa untuk menghilangkan kondisi serupa di atas ternyata dapat dilakukan dengan langkah cukup sederhana dengan jalan up-dates software pada perangkat pengatur akses jaringan : router Wi-Fi.
Kalangan masyarakat kebanyakan saat tengah beraktivitas mobile sehari-hari lebih menyukai menggunakan akses via layanan hotspots yang banyak tersedia di sejumlah kafe atau pun ruang publik lainnya. Alasannya adalah kecepatan konektivitas akses yang lebih kencang ( 11 s/d maks 54 MBps ) dibanding layanan jaringan seluler sekelas 3G yang rata-rata dn-lo speed : 384kbps dan jaringan seluler ini pun sering kali terhambat sinyal drop dan tak stabil yang menurunkan kualitas koneksi. Sementara akses via hotspots sering pula tersedia gratis di banyak tempat seperti pusat belanja / mal di kota-kota besar di tanah air.

Penelitian ini dilakukan Eric Rozner, mahasiswa program doktor jurusan computer science dari University of Texas – Austin, yang menyajikan kertas kerja riset pada media NAPtime dengan melakukan serangkaian eksperimen terbatas pada sejumlah di sejumlah fasilitas Wi-Fi di kota AS. Peneliti melakukan kajian dengan memonitor kinerja sejumlah perangkat ponsel iPhone terkini jenis 3G yang dinyalakan terkoneksi Internet melalui perangkat hotspots.
Dalam ekspermen teramati betapa perbaikan dengan up-dates software pada perangkat router menjadikan jalinan komunikasi ponsel tatkala aktif mendayagunakan sinyal Wi-Fi berlangsung dengan efisiensi tinggi yakni, konektivitas ponsel yang bekerja aktif dengan intens hanya benar-benar diperlukan saat proses pengunduhan data Internet bermuatan besar berlangsung. Selebihnya perangkat IC yang mengatur konektivitas pada ponsel tidak secara penuh bekerja aktif : “sleep”, sehingga dengan itu daya batere dapat dihemat untuk bertahan lebih lama. Rekayasa aplikasi bikinan Rozner ini dapat berjalan dengan amat memuaskan pada situasi seperangkat router Wi-Fi yang terhubung sekaligus dengan perangkat ponsel yang banyak jumlahnya.
Seraya mengiyakan hasil kajian riset Rozner dkk diatas namun menilai solusi yang didapat sesunguhnya masih bertaraf “semi-solution”, maka penelitian tersendiri Konstantina Papagiannaki dkk dari Intel Lab yang bekerja sama dengan kelompok peneliti dari Universitas Carnegie Mellon dengan mengetengahkan solusi patch software untuk router —yang dinamakan Catnap— juga berhasil guna meningkatkan ketahanan daya batere ponsel untuk digunakan berselancar Internet. Hasil yang lebih signifikan lebih terpetakan apabila penggunaannya untuk melakukan down-loading data yang bermuatan besar seperti e-mail berlampiran file berukuran besar, dn-lo video clips dari Hulu.com, file film/movie, dll. Eksperimen patch aplikasi Catnap pada perangkat router dapat menjadikan batere iPhone bertahan lama sampai sebesar 2 kali lipat bahkan hingga 5 kali lipat dibanding sediakala.
Walau sekarang ini penerapan kedua macam riset di atas belum dapat disegerakan untuk penggunaan komersial, namun Papagiannaki menyatakan dirinya bersedia untuk berbagi coding hasil karya risetnya dengan sesama Peneliti lain yang berminat sejalan.

Sumber: Up-dates situs CNN|com / Rizal AK.

Penemuan Planet Baru yang Bisa Ditempati

PARA astronom menyatakan bahwa mereka akhirnya menemukan suatu tempat baru di luar tata surya yang dapat ditinggali oleh manusia. Hanya, saat ini, alam di tempat baru tersebut sangatlah keras, termasuk suhunya yang sangat panas.

Hal tersebut terkuak ketika para ilmuwan luar angkasa tersebut menjelajah luar angkasa dan menemukan 300 lebih planet di luar tata surya kita. Meskipun pada umumnya berbentuk bola gas yang tidak padat, namun tim astronom asal Eropa telah mengkonfirmasikan bahwa mereka menemukan sebuah planet, planet Corot-7b, yang padat berbatu di luar tata surya.

Pentingnya batuan di sebuah planet baru merupakan syarat mutlak bagi para astronom sebelum merekomendasikannya dapat ditinggali oleh penduduk bumi. “Alasannya, seluruh manusia pada dasarnya hidup di atas batu,” ujar Direktur Fasilitas Observatori Thuringer di Jerman, Artie Hartzes.

Namun, Artie juga menambahkan bahwa suhu di planet Corot-7b sangatlah panas. “Diandaikan, planet tersebut sedikit terlalu dekat dengan mataharinya,” ujar Aertie. Bila saja tidak sepanas itu, sudah mutlak planet tersebut siap untuk ditinggali.

Artie menyatakan bahwa suhu di planet Corot-7b mencapai 3.600 derajat Fahrenheit atau hampir 2.000 derajat Celcius. Planet tersebut berotasi dalam durasi 20 jam dengan kecepatan hampir 750 ribu km/jam. Bobotnya diyakini lima kali lipat bobot bumi. “Memang panas. Planet Corot-7b disebut planet lava,” tambah Artie.

Penemuan planet tersebut diyakini sebagai penemuan besar dalam usaha menemukan tempat hidup selain di bumi ini. Meskipun belum mampu merekomendasikan penduduk bumi untuk pindah ke planet tersebut, diyakini penemuan planet Corot-7b akan menyemangati para astronom untuk menemukan planet-planet lain yang dapat ditinggali oleh penduduk bumi.

Air Dapat Mengatasi Obesitas Anak

Obesitas pada anak kini merupakan masalah besar negara berkembang termasuk Indonesia. Penelitian di Indonesia menunjukkan prevalensi obesitas pada anak-anak usia sekolah sebesar 5%, di mana Sjarif dkk (2005) mendapatkan prevalensi terbesar terdapat pada kota Jakarta (25%), Semarang (24,3%), Medan (17,7%) dan Palembang(13,2%).

Obesitas merupakan permasalahan yang serius, dikarenakan komplikasi obesitas seperti penyakit jantung koroner, hiperlipidemia, dan diabetes melitus tipe 2 dapat terjadi tidak terkecuali pada anak-anak. Penelitian di Jakarta pada tahun 2002-2004 pada anak berusia 6-12 tahun dengan obesitas menunjukkan adanya peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik beserta profil lipid yang buruk berupa tingginya kadar kolesterol total dan LDL Selain itu, penelitian lain pada tahun 2007 menunjukkan risiko rata-rata terjadinya penyakit jantung koroner pada anak laki-laki berusia 5-9 tahun dengan obesitas adalah sebesar 38%.

Faktor penyebab primer dari obesitas adalah tidak seimbangnya energi yang masuk dengan energi yang keluar di mana hal ini terutama diakibatkan oleh konsumsi makanan yang berlebihan. Peran gaya hidup perkotaan di mana ketersediaan makanan menjadi semakin banyakyang diiringi dengan kemudahan untuk mendapatkan makanan turut berperan dalam menyebabkan obesitas.

Tatalaksana obesitas anak di antaranya dapat dilakukan dengan diet seimbang, perubahan perilaku makan, peningkatan aktifitas fisik, dan dengan prosedur pembedahan. Perubahan perilaku makan tidak mudah dilakukan pada usia muda, dan dalam praktiksehari-harinya menangani obesitas pada anak lelaki lebih sulif dibanding-kan dengan anak perempuan. Aktifitas fisik regular selama 30-60 menit setiap hari yang menyenangkan sesuai dengan gaya hidup anak dan keluarga yang sehat merupakan bagian dalam tatalaksana obesitas. Namun demikian, semakin sedikit lahan yang dapat digunakan untuk melaku-kan aktifitas regular tersebut menjadi kendala.

Sampai saat ini, belum ada obat-obatan yang direkomendasikan untuk penanganan obesitas anak. Data yang mendukung untuk penggunaan obat-obatan untuk terapi obesitas anak sangat terbatas dan belum konklusif.

Makin tinggi kandungan lemak di dalam makanan, kandungan energinya pun akan semakin tinggi. Sebaliknya apabila kandungan air semakin tinggi di dalam makanan, maka kandungan energinya pun akan semakin sedikit. Selain itu, asupan energi akan semakin besar apabila memi-num minuman bersoda setelah makan. Penelitian dari 25 anak obes pada 2007 menunjukkan bahwa 92% anak mengkonsumsi paling tidak 250 ml minuman bersoda setiap harinya.

Peranan air terhadap penatalaksanaan obesitas juga didukung oleh meta analisis yang menunjukkan bahwa konsumsi air akan meningkatkan oksidasi lemak sehingga akan menurunkan lipogenesis. Selain itu, peranan air ini juga telah dibuktikan di dalam pengalaman klinis seperti pada contoh kasus di mana seorang pasien anak berusia 8 tahun yang diberikan konsumsi air bersama dengan terapi nutrisi lain , mengalami penurunan berat badan yang bermakna setelah menjalani terapi tersebut selama 4 bulan. Oleh karena itu, peran air di dalam kandun­gan makanan dan sebagai air minum cukup besar di dalam tatalaksana obesitas pada anak.

Penanganan dini obesitas sangat penting dikarenakan obesitas anak cenderung berlanjut hingga usia dewasa dan obesitas merupakan hal yang sulit untuk ditangani. Dengan mengkonsumsi air pada obesitas akan dapat mengurangi asupan energi serta meningkatkan oksidasi asam lemak sehingga hal ini dapat membantu mengurangi peningkatan berat badan. (L)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s